PERSENTASE MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA HASIL PENGEMBANGAN
Baiklah, disini tujuan kelompok kami yaitu untuk membuktikan bahwa larutan,koloid, dan suspensi itu berbeda dan juga membuktikannya secara langsung atau memberikan contoh nyata yang dapat dilihat pada link dibawah postingan.
Perbedaan larutan, Suspensi dan Koloid
- Partikel dalam koloid sering lebih besar dari partikel zat terlarut dalam suatu larutan.
- Larutan adalah benar-benar homogen dibandingkan dengan koloid, yang juga bisa menjadi campuran heterogen.
- Campuran koloid tampak buram atau transparan, tetapi larutan adalah transparan.
- Suspensi merupakan campuran heterogen, namun koloid bisa homogen atau heterogen.
- Perbedaan utama antara suspensi dan koloid adalah diameter partikel yang tersebar; partikel dalam suspensi lebih besar dari partikel dalam koloid.
- Partikel dalam suspensi dapat menetap di bawah pengaruh gravitasi, jika terganggu. Namun partikel dalam koloid tidak menetap dalam kondisi normal. Namun, dengan kekuatan tambahan endapan dapat diperoleh, seperti di sentrifugasi.
- Partikel dalam suspensi tidak bisa melewati kertas saring, namun partikel koloid bisa.
- Koloid dapat menghamburkan cahaya, dan suspensi tidak memancarkan cahaya. Oleh karena itu, koloid bisa buram atau tembus, tapi suspensi buram.
Dimana Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase)
antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid
(fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain.
Dimana di antara campuran homogen dan heterogen terdapat sistem
pencampuran yaitu koloid, atau bisa juga disebut bentuk (fase) peralihan
homogen menjadi heterogen. Campuran homogen adalah campuran yang memiliki sifat
sama pada setiap bagian campuran tersebut, contohnya larutan gula dan hujan.
Sedangkan campuran heterogen sendiri adalah campuran yeng memiliki sifat tidak
sama pada setiap bagian campuran, contohnya air dan minyak.
Ukuran partikel koloid berkisar antara
1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar, maupun
tebal dari suatu partikel. Contoh lain dari sistem koloid adalah adalah tinta,
yang terdiri dari serbuk-serbuk warna (padat) dengan cairan (air). Selain
tinta, masih terdapat banyak sistem koloid yang lain, seperti mayones,
hairspray, jelly, dll.
Larutan adalah campuran homogen antara
zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut dinamakan juga dengan fasa terdispersi
atau solut, sedangkan zat pelarut disebut dengan fasa pendispersi atau solvent.
Contohnya larutan gula atau larutan garam.
Pada larutan, ukuran partikel
pelarut dan zat terlarut adalah pada dimensi atau sebesar molekul tunggal atau
ion. Jadi, molekul-molekul tidak bergabung membentuk partikel yang lebih besar.
Partikel terdistribusi satu sama lain secara serba sama (uniform) menghasilkan
fasa homogen. Distribusi uniform menyebabkan sifat fisik larutan menjadi
berbeda dari pelarutnya. Misalnya, air membeku pada 0oC, tetapi
dengan penambahan NaCl, larutan NaCl akan membeku pada kurang dari 0oC.
Suspensi adalah campuran heterogen yang
terdiri dari partikel – partikel kecil padat atau cair yang terdispersi dalam
zat cair atau gas. Misalnya, tepung beras dilarutkan dalam air dan dikocok
dengan kuat; Apabila campuran tersebut dibiarkan beberapa saat, campuran
tersebut akan mengendap ke bawah.
Pada suspensi setidaknya satu
komponan mempunyai ukuran partikel relatif lebih besar dan terdistribusi dalam
partikel lainnya. Contohnya adalah: (a) pasir halus dalam air, (b) asap di
udara, dan (c) endapan dalam campuran reaksi. Pada semua contoh di atas ukuran
partikal cukup besar sehingga dapat dilihat apakah dengan mata telanjang atau
dengan mikroskop. Bila suspensi tidak digoyang, atau dibiarkan, maka partikel
tersuspensi akan mengendap karena pengaruh gravitasi, meskipun kecepatan
pengendapan tergantung pada ukuran partikel. Contohnya, pasir kasar (ukuran
partikel lebih besar) akan lebih cepat mengendap dibandingkan dengan lumpur
halus.
Untuk video percobaan
dapat di liat pada link berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=JCkoVoGD54Y


apakah dalam media seperti yang anda buat ini, siswa dapat memahami tujuan dari penyampaian materi pada media ini dapat diserap dengan baik oleh siswa?
BalasHapussaya ingin bertanya, apakah kendala yang terjadi dalam proses pembuatan media pembelajaran ini dan apakah media ini sudah efektif jika di terapkan pada siswa dalam proses pembelajaran ?
BalasHapusapakah multimedia yang anda pilih ini dapat membantu siswa dalam memahami pelajaran?
BalasHapusSedikit menjawab, menurut saya iya media ini dapat menambah pemahaman siswa karena siswa dapay melihat melalui gambar dan juga penjelasan dari guru
HapusMenurut anda apakah penggunaan multimedia yg anda pilih, peserta didik dapat dengan mudah memahami materi pelajaran yang disajikan?
BalasHapusBaiklah saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari haliza. salah satu tujuannya yaitu dapat membedakan suspensi kasar, larutan sejati, dan koloid berdasarkan
BalasHapusdata pengamatan (efek Tyndall, homogen/heterogen, penyaringan) dan mampu mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi, jadi menurut saya, sangat dapat diserap dengan baik oleh siswa apabila ia melihat videonya juga.
Dan sekaligus mencoba menjawab pertanyaan dari saudari lutfiatunnisa. Menurut saya, sangat efektif untuk seorang siswa. karena dalam praktikannya, tidak terlalu banyak mendapatkan kendala sehingga lebih mudah pula untuk seorang siswa mempraktikkannya kembali dirumah, disekolah, dan lain-lain.
Baiklah, saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari elsi dan anisa rahayu. saya rasa pertanyaannya hampir menyerupai, seperti kita ketahui Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Nah, jadi disini kami menggunakan media nya yaitu Power Point (PPT) yang menurut kami lebih efektif untuk dipahami oleh seorang siswa.
BalasHapusapakah media yang anda terapkan terdapat sebuah kendala sehingga siswa kurang mampu mengerti ?
BalasHapusapakah pada penggunaan media ini dapat mempermuda siswa dalam memahami materi?
BalasHapusYa menurut saya bisa, karena media ini sangat menarik ketika dibuat semenarik mungkin dan guru memahami betul materi yang akan disampaikan dalam media ini,.
HapusBagaimana jika seorang anak akan bosan karena tidak mengerti dengan power point yg anda buat ? Apa tindakan yg anda lakukan terimasih.
BalasHapusbaiklah biasanya dibuat multimedia seerti memasukkan video dan gambar yang menarik
HapusApakah media ini bisa diterapkan disemua sekolah?
BalasHapusDengan media ppt dapatkah siswa terlibat aktif dalam pelajaran ?
BalasHapusmenurut saya siswa akan lebih bnayak diam dan memperhatikan ketikan media tersebut ditampilkan, karena guru yang akan menjelaskan
HapusSaya ingin bertanya apakah media ini dapat diterapkan baik itu disekolah yang ada di perkotaan atau di perdesaan ?
BalasHapus