Selasa, 14 Maret 2017

MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA

PRESENTASE E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN

Baiklah, seperti kita ketahui dengan kemajuan zaman maka maju pulalah kecanggihan elektronik di lingkungan hidup kita. Dimana, itu merupakan tantangan bagi kita terkhusus bagi mahasiswa maupun siswa yang dituntut untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Seperti kita ketahui, guru sekarang apabila tidak masuk bisa memberi tugas via online atau biasanya dapat membentuk grup online. Nah, disini kelompok kami menggunakan aplikasi edmoodo.
Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Tempat dan jarak yang dulu memisahkan sekarang makin tidak terasa dampaknya. Kemajuan internet pun mempengaruhi hampir setiap kegiatan operasional di organisasi masyarakat. Segala kegiatan mutakhir tersebut menjajikan efeektifitas dan efesiensi yang menakjubkan. Fenomena tersebut menyentuh dunia pendidikan dan pelatihan dengan lahirnya metode elearning. E-learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. Hal senada juga diungkapkan Som Naidu (2006) yang mendefinisikan e-learning sebagai penggunaan secara sengaja jaringan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar dan mengajar. Istilah lain yang mengacu pada hal yang sama, yaitu online learning atau web based learning. Dengan elearning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas.
Edmodo adalah platform media sosial yang sering digambarkan sebagai Facebook untuk sekolah dan dapat berfungsi lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan. “Edmodo merupakan aplikasi yang menarik bagi guru dan siswa dengan elemen sosial yang menyerupai Facebook, tapi sesungguhnya ada nilai lebih besar dalam aplikasi edukasi berbasis jejaring sosial ini” (Basori, 2013). Edmodo sangat komprehensif sebagai sebuah course management system seperti layaknya Moodle, dengan interface yang menyerupai facebook yang merupakan media sosial popular saat ini, penguna tidak akan merasa asing bahkan akan merasa mudah untuk menggunakannya. Edmodo dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk semua bidang studi yang tidak menggunakan aktivitas dan pengamatan secara langsung.
Pada presentasi E-Learning kimia hasil pengembangan kelompok kami menggunakan aplikasi edmodo yang dapat di download di handphone dan dapat di akses pada situs http://edmodo.com




Pada pengembangan E-Learning kimia pilihan yang tersedia pada aplikasi edmodo adalah sebagai guru, siswa, dan juga orangtua. Namun pada pengembangan E-Learning yang kelompok kami terapkan saya sebagai siswa.

Selasa, 07 Maret 2017

MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA

MEDIA POWERPOINT SEBAGAI PERSENTASE MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA HASIL PENGEMBANGAN
Baiklah, disini  kelompok kami menggunakan media power point karena lebih mudah untuk digunakan .
kenapa Disini saya akan menggunakan media powerpoint ? karena Alasan digunakan media Power point yaitu mudah untuk digunakan, dan juga terdapat berbagai macam desain dan animasi. Power point juga tersedia berbagai macam template menarik serta dapat dibuat dalam berbagai format. Selain itu power point juga bisa menyusun bahan materi dalam presentasi dan pengajar dapat menyajikan materi secara menarik dalam waktu yang singkat dan juga mereka tidak asing lagi mengenai teknologi computer terutama untuk anak SMA cenderung menyukai hal-hal yang baru dan berbasis permainan. Pada dasarnya media ini digunakan seorang guru untuk memperjelas informasi atau pesan pengajaran, memberi tekanan pada bagian-bagian yang penting, memberi variasi pengajaran, memperjelas struktur pengajaran, dan memotivasi proses belajar siswa. Dan salah satu tujuan penggunaan media ini untuk membangkitkan minat belajar siswa, agar lebih menarik untuk dilihat dengan menggunakan media power point, dan alat tambahan layar infokus.  
Percobaan dalam persentase Multimedia yang bisa dilakukan untuk metode pembelajaran melalui percobaan  salah satunya yaitu mengenai penentuan larutan , koloid dan suspensi. Media penyampaiaan yang digunakan adalah Powerpoint. Setelah adanya video hasil percobaan yang dilakuakan kini media penyampaain dari hasil percobaan itu disajikan dalam bentuk powerpoint.

Untuk dapat mengakses Media Powerpoint bisa di download dan di lihat  pada :
(paste disini ) https://drive.google.com/file/d/0B_CITWabqfnRX3NNaHk5ZVg1LTA/view?usp=sharing

Sabtu, 04 Maret 2017

MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA

PERSENTASE MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA HASIL PENGEMBANGAN

Baiklah, disini tujuan kelompok kami yaitu untuk membuktikan bahwa larutan,koloid, dan suspensi itu berbeda dan juga membuktikannya secara langsung atau memberikan contoh nyata yang dapat dilihat pada link dibawah postingan.

Perbedaan larutan, Suspensi dan Koloid

  1. Partikel dalam koloid sering lebih besar dari partikel zat terlarut dalam suatu larutan.
  2. Larutan adalah benar-benar homogen dibandingkan dengan koloid, yang juga bisa menjadi campuran heterogen.
  3. Campuran koloid tampak buram atau transparan, tetapi larutan adalah transparan.
  4. Suspensi merupakan campuran heterogen, namun koloid bisa homogen atau heterogen.
  5. Perbedaan utama antara suspensi dan koloid adalah diameter partikel yang tersebar; partikel dalam suspensi lebih besar dari partikel dalam koloid.
  6. Partikel dalam suspensi dapat menetap di bawah pengaruh gravitasi, jika terganggu. Namun partikel dalam koloid tidak menetap dalam kondisi normal. Namun, dengan kekuatan tambahan endapan dapat diperoleh, seperti di sentrifugasi.
  7. Partikel dalam suspensi tidak bisa melewati kertas saring, namun partikel koloid bisa.
  8. Koloid dapat menghamburkan cahaya, dan suspensi tidak memancarkan cahaya. Oleh karena itu, koloid bisa buram atau tembus, tapi suspensi buram.
Percobaan dalam persentase Multimedia yang bisa dilakukan untuk metode pembelajaran melalui percobaan  salah satunya yaitu mengenai penentuan larutan , koloid dan suspensi. 
Dimana Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain. Dimana di antara campuran homogen dan heterogen terdapat sistem pencampuran yaitu koloid, atau bisa juga disebut bentuk (fase) peralihan homogen menjadi heterogen. Campuran homogen adalah campuran yang memiliki sifat sama pada setiap bagian campuran tersebut, contohnya larutan gula dan hujan. Sedangkan campuran heterogen sendiri adalah campuran yeng memiliki sifat tidak sama pada setiap bagian campuran, contohnya air dan minyak.

Ukuran partikel koloid berkisar antara 1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar, maupun tebal dari suatu partikel. Contoh lain dari sistem koloid adalah adalah tinta, yang terdiri dari serbuk-serbuk warna (padat) dengan cairan (air). Selain tinta, masih terdapat banyak sistem koloid yang lain, seperti mayones, hairspray, jelly, dll.
Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut dinamakan juga dengan fasa terdispersi atau solut, sedangkan zat pelarut disebut dengan fasa pendispersi atau solvent. Contohnya larutan gula atau larutan garam.
Pada larutan, ukuran partikel pelarut dan zat terlarut adalah pada dimensi atau sebesar molekul tunggal atau ion. Jadi, molekul-molekul tidak bergabung membentuk partikel yang lebih besar. Partikel terdistribusi satu sama lain secara serba sama (uniform) menghasilkan fasa homogen. Distribusi uniform menyebabkan sifat fisik larutan menjadi berbeda dari pelarutnya. Misalnya, air membeku pada 0oC, tetapi dengan penambahan NaCl, larutan NaCl akan membeku pada kurang dari 0oC. 
Suspensi adalah campuran heterogen yang terdiri dari partikel – partikel kecil padat atau cair yang terdispersi dalam zat cair atau gas. Misalnya, tepung beras dilarutkan dalam air dan dikocok dengan kuat; Apabila campuran tersebut dibiarkan beberapa saat, campuran tersebut akan mengendap ke bawah.
Pada suspensi setidaknya satu komponan mempunyai ukuran partikel relatif lebih besar dan terdistribusi dalam partikel lainnya. Contohnya adalah: (a) pasir halus dalam air, (b) asap di udara, dan (c) endapan dalam campuran reaksi. Pada semua contoh di atas ukuran partikal cukup besar sehingga dapat dilihat apakah dengan mata telanjang atau dengan mikroskop. Bila suspensi tidak digoyang, atau dibiarkan, maka partikel tersuspensi akan mengendap karena pengaruh gravitasi, meskipun kecepatan pengendapan tergantung pada ukuran partikel. Contohnya, pasir kasar (ukuran partikel lebih besar) akan lebih cepat mengendap dibandingkan dengan lumpur halus.

Untuk video percobaan dapat di liat pada link berikut: 
https://www.youtube.com/watch?v=JCkoVoGD54Y